Masjid Baburrahmah Sejarah Kebersamaan Warga Ntobo

KM Ntobo. Masjid Baburrahmah Kelurahan Ntobo merupakan Masjid Besar tempat ibadah warga Ntobo sekaligus sebagai sejarah perjuangan warga dalam membangun Masjid kebanggaan masyarakat Ntobo pada umumnya. Berikut kutipan wawancara crew KM Ntobo bersama pengurus Masjid Baburrahman Jum’at (10/04).

Masjid Baburrahmah berada di Jalan Pemuda Rt 08/03 Kelurahan Ntobo Kec Raba Kota Bima dengan total luas Masjid 22 x 17 Meter2 dengan luas induk 19 x 15 Meter2. Ornamen dalam masjid sama seperti Masjid pada umumnya dengan bentuk masjid persegi empat, keramik dan kubah dari cor jadi yang didatangkan langsung dari Malang dengan biaya pembuatan hingga ratusan juta.

Masjid berdiri ± tahun 1943 yang dimana pada awalnya hanya sebuah langgar/musholah yang terbuat dari kayu dengan beratapkan alang-alang dengan luas 12 x 6 Meter mampu menampung sekitar puluhan warga, Pada tahun 1953 dilakukan rombak/renovasi dari kayu diganti bentuk permanen dengan tembok yang terbuat dari batu kali yang dicampur semen.

Tahun 1967 direnovasi lagi dari tembok batu kali yang disemen menjadi batu bata dengan beratapkan genteng dan dasar bangunan dapat menopang Masjid hingga berlantai 2. Tahun 1980-an di renovasi menjadi Masjid berlantai 2.

Tahun 2002 dilakukan renovasi total dengan luas bangunan 19 x 15 Meter dengan atap genteng, coran lantai dengan kubah coran yang didatangkan langsung dari Malang dengan dana ratusan juta, renovasi tersebut mulai dari awal pembangunan sampai renovasi sampai sekarang merupakan sumbangan/swadaya masyarakat Ntobo.

“pembangunan Masjid mulai pertama sampai saat ini merupakan sebagian besar sumbangan warga baik materi maupun tenaga dan saat ini warga kami setiap ada renovasi/perbaikan pembangunan Masjid setiap RT yang ada bersama-sama mengumpulkan uang dengan uang kebersamaan setiap RT sampai jutaan rupiah” ungkapnya.

Pembangunan Masjid Baburrahmah saat ini yang terlihat teknisinya didatang langsung dari Malang oleh pengusaha asal Ntobo Zakariah H Muhdar, SE “dan Saat ini Masjid Baburrahmah dapat dikembangkan menjadi Masjid berlantai berapapun” lanjutnya.

Organisasi Masjid diantaranya BKM Baburrahmah, Remaja Masjid dan Majelis Ta’lim, kegiatan-kegiatan rutin yang dilakukan diantaranya Majelis Ta’lim Kelurahan , yasinan bersama dan ceramah agama.

Kegiatan-kegiatan tahunan diantaranya hari-hari besar islam dan shalat Id, bentuk toleransi antar umat beragama masyarakat Ntobo sangat tinggi rasa toleransi, menghargai dan menjaga ketertiban dan menginggat Kelurahan Ntobo mayoritas Islam dan jauh dari keramaian.

Setiap harinya Pengurus Masjid mengadakan TPQ rutin, Majelis Ta’lim dan ceramah-ceramah agama yang diisi oleh para tokoh-tokoh agama diwilayah Ntobo.

H Mansyur berharap “walaupun Masjid Baburrahmah merupakan sumbangan warga bantuan maupun sumbangan Pemerintah sangat kami harapkan untuk perbaikan-perbaikan fasilitas Masjid” harapnya.

“kami juga berharap Pemerintah melalui Departemen Agama untuk menetapkan/mengirim tenaga-tenaga dai baik dalam kegiatan Jum’atan maupun waktu-waktu shalat untuk memgisi ataupun memberikan pembinaan walaupun di Kelurahan Ntobo banyak dai-dai” lanjutnya

Keramahan dan kerjasama kami bersama para pengurus sangat luar biasa dan semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca . Arif [] - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru