logoblog

Cari

Tutup Iklan

Masjid Sirojutthalibin Dusun Ketapang Diresmikan

Masjid Sirojutthalibin Dusun Ketapang Diresmikan

KM Madayin. Sabtu 20 Oktober 2018 merupakan hari peresmian Masjid Sirojutthalibin dusun Ketapang Desa Mandayin Kecamatan Sambelia. Masjid ini sebenarnya masih

Direktori Masjid

KM Madayin
Oleh KM Madayin
22 Oktober, 2018 15:53:50
Direktori Masjid
Komentar: 0
Dibaca: 5695 Kali

KM Madayin. Sabtu 20 Oktober 2018 merupakan hari peresmian Masjid Sirojutthalibin dusun Ketapang Desa Mandayin Kecamatan Sambelia. Masjid ini sebenarnya masih dalam proses pembangunan, namun ketika gempa melanda daerah ini otomatis pembangunannya berhenti karena sebelumnya mengandalkan sumber dana dari swadaya masyarakat setempat. Namun berkat komunikasi Raden Bambang Minardi selaku perpanjangan tangan PC NU Lotim dengan Ustadz Zaenudin, S.Pd.I yang merupakan Pengurus Masjid Sirojutthalibin serta atas koordinasi Pengurus Wilayah NU bali sehingga akhirnya GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) dapat menyalurkan bantuannya untuk renovasi Masjid di tempat ini.

Acara peresmian Masjid Sirojutthalibin Dusun Ketapang ini dapat terselenggara dengan baik tidak lepas karena dukungan berbagai pihak. Lebih dari seratus anak menyemarakkan acara ini dengan bersholawat dan menyanyikan Ya Lal Wathan dengan penuh semangat diiringi tabuhan Rabana dari Tim trauma healing. Tamu undangan dan Masyarakat yang hadir dikoordinir langsung oleh Kadus Ketapang, Sdr. Kadri, selaku penangung jawab wilayah. Acara ini dihadiri oleh Komponen Pengurus GAPKI yaitu Ketua Umum GAPKI  Bpk. Joko Supriono,  Wakil Ketua Umum Bpk.Susanto , Ketua Bidang Agraria Bpk. Eddy Martono, Ketua Bidang Kemitraan & Pembinaan Tani Bpk Suryanto, Ketua Bidang Komunikasi Bpk. Tofan Mahdi. Hadir juga Ketua PW NU Bali KH.Abdul Aziz,S.Pd.I, Ketua NU Care - LAZIZNU Bali Bpk. H. Ekky Rezal M.SE dan Tim relawan LPBI NU Bali. Sedangkan dari tokoh-tokoh Lombok Timur yang hadir antara lain Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Lombok Timur, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Islamiyah Bagek Nyaka TGH. Abdul Azim,  Danramil Sambelia, Kepala Desa dan Sekdes Madayin serta tokoh- tokoh masyarakat dusun Ketapang.

Relawan LPBI NU Bali merupakan pendukung utama seluruh rangkaian acara dari sejak awal. Bantuan yang diberikan juga tidak tanggung-tanggung, mulai dari renovasi total bangunan Masjid sampai dengan melengkapi seluruh peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan kedepannya. Seperti keterangan Ketua tim relawan sekaligus Tim Pioneer Relawan LPBI NU Bali Bpk. Amin Akbar mengatakan bahwa  dana dari GAPKI Peduli totalnya 180 juta rupiah sesuai RAB Renovasi. Dan tambahan dari NU Care - Lazis NU serta LPBI NU Bali yang meliputi sarana dan prasarananya berupa sound system dan lain-lain menembus total biaya sebesar 100 juta rupiah. Jadi total keselurahan renovasi tersebut menelan biaya 280 juta rupiah.  selain itu ada bantuan berupa logistik dan pembuatan sekolah darurat.  Renovasi di mulai dari tanggal 23 September 2018 dan seharusnya selesai sesuai perjanjian kontrak tanggal 8 oktober 2018. Namun, dikarenakan ada waktu tambahan maka akhirnya finishing sampai tanggal 14 Oktober 2018.

Persiapan proses renovasi Masjid ini dimulai sejak hari pertama kedatangan rombongan tim yaitu tanggal 23 September 2018 dengan dibantu tukang setempat. Kemudian hari berikutnya setelah rapat pemetaan dan pembagian tugas, kegiatan dirangkaikan dengan kegiatan sosial lainnya seperti mendirikan tempat belajar untuk trauma healing bagi anak-anak korban gempa, kegiatan belajar dan lain-lain, sedangkan pada malam hari diisi dengan kegiatan belajar dan trauma healing di sekolah darurat yg dididirikan oleh Tim Relawan LPBI NU Bali. Dalam sosial kemasyarakatan, tim relawan juga aktif  menghadiri acara-acara masyarakat sekitar.

 

Baca Juga :


Acara peresmian itu diisi dengan pidato-pidato sambutan dari berbagai pihak dan tokoh-tokoh masyarakat. Acara puncak adalah pembukaan tirai Prasasti Peresmian oleh ketua GAPKI didampingi seluruh tokoh yang khadir, dilanjutkan dengan Penyerahan bingkisan dari GAPKI Peduli kepada Takmir Masjid berupa Karpet Sajadah di ruang mimbar serta pemberian sertifikat oleh NU Care kepada GAPKI atas kepeduliannya membantu masyarakat korban gempa Lombok. Seperti pernah diberitakan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dikemas dalam Program GAPKI Peduli Lombok dan Palu juga dilaksanakan sebagai Pre-event Konferensi Minyak Sawit terbesar di dunia yaitu 14th Indonesia Palm Oil Conference ( IPOC ) abd 2019 Price Outlook di Nusa Dua, Bali 30 Oktober - 2 November 2018.

Dalam sambutannya Bpk. H. Ekky Rezal,  M.SE selaku Ketua  NU Care dan Lazisnu melaporkan rangkaian kegiatan relawan LPBI NU untuk peduli korban gempa Lombok bahwa mereka sudah tiga kali menurunkan tim relawan, pertama hadir di desa obel-obel, kemudian tim berikutnya menuju desa pamenang, dan sekarang kembali ke lotim sampai 20 oktober 2018 ini. Berbagai unsur yang tergabung dalam tim LPBI NU Bali meliputi Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU, PMII dan Lembaga-Lembaga lainnya yang masuk dalam jajaran Banom-Banom Nahdlatul Ulama. Yang tidak kalah pentingnya dalam kegiatan itu adalah penerimaan masyarakat setempat yang luar biasa baiknya. []



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan