logoblog

Cari

Tutup Iklan

Masjid Pusaka, Dibangun 9 Wali

Masjid Pusaka, Dibangun 9 Wali

Masjid Pusaka merupakan salah satu masjid tua yang terletak di Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktori Masjid

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
08 Oktober, 2016 18:54:44
Direktori Masjid
Komentar: 0
Dibaca: 18967 Kali

Masjid Pusaka merupakan salah satu masjid tua yang terletak di Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penduduk sekitar biasa menyebutnya sebagai Masjid Pusaka karena di dalam masjid tua ini terdapat sebuah peninggalan bersejarah yang tidak diketahui asal muasal.

Masjid Pusaka atau Masjid Sangak Pati ini terletak tepat di pinggir jalan utama, yang menghubungkan antara Desa Songak dan desa lainnya. Masjid tersebut dinamakan Sangak Pati karena konon dibangun oleh Sembilan Pati (wali).

Bentuk masjid itu mirip seperti masjid tua lainnya yaitu atapnya tinggi dan terbuat dari alang-alang. Temboknya terbuat dari tanah yang membatu.

Di dalam masjid kuno ini terdapat sebuah mimbar kecil yang terletak pada bagian depan masjid. Sementara pada bagian tengah terdapat 4 pilar yang menancap horizontal dari lantai masjid ke bagian atap. Ke-4 tiang tersebut disatukan dengan silangan kayu yang penuh ukiran.

Banyak versi tentang keberadaan Masjid tua ini. Beberapa orang yang menyebut kalau Masjid Sangak Pati dibangun oleh 9 Wali atau Sangak Pati. Yang lainnya mengatakan masjid ini diterbangkan oleh angin dari tempat yang sangat jauh. Bahkan ada yang beranggapan bahwa Masjid Sangak Pati dibangun secara gaib. Ada pula yang sering menegaskan kalau masjid ini ditemukan oleh Raja Selaparang pada tahun 1300. Namun anehnya lagi, sebagian warga sekitar yang percaya kalau masjid tua ini tumbuh dengan sendirinya dari dalam tanah.

“Sulit menemukan jawaban yang pasti tentang asal mula masjid tua ini, sehingga sampai sekarang belum ada bukti yang ril tentang sejarah yang pasti. " kata dari salah seorang pengurus masjid tua ini, Murdiyah. Akan tetapi, kebanyakan masyarakat setempat meyakini kalau masjid ini dibangun oleh oleh Sangak Pati. Keyakinan ini merujuk pada kisah tentang masjid ini diapit oleh 9 rumah, yang mana masjid ini berkuran 9x9 meter dan konon katanya masjid ini dibangun pada 1309.

Atas adanya angka 9 pada kisah tentang bangunan masjid ini, sehingga masyarakat setempat percaya kalau Sangak Pati yang membangun masjid tua ini. Namun tetap saja belum bisa dibenarkan karena belum adanya bukti sejarah yang dapat memperkuat kisah bangunan masjid tersebut yang terkait dengan angka 9.